Beranda Ekonomi Antisipasi Pemudik Nekat, Rusunawa Pringapus Dijadikan Tempat Isolasi

Antisipasi Pemudik Nekat, Rusunawa Pringapus Dijadikan Tempat Isolasi

0
Antisipasi Pemudik Nekat, Rusunawa Pringapus Dijadikan Tempat Isolasi
Bupati Semarang H Ngesti Nugraha (kanan) bersama Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening saat memimpin rapat koordinasi Ekuinda di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Selasa (4/5/2021). FOTO:UNGARANNEWS

UNGARANNEWS.COM. RUMAH DINAS- Rusunawa Pringapus bakal dioperasikan secara maksimal selama menjelang dan pasca lebaran 1 Syawal 1442 H. Bupati Semarang H Ngesti Nugraha memeritahkan Dinas Sosial membuka rumah singgah tersebut untuk isolasi pasien Covid-19.

“Meski pemerintah telah resmi melarang mudik lebaran, diperkirakan masih ada warga yang nekat mudik ke wilayah Kabupaten Semarang. Tentu berpotensi besar menyebarkan virus dan menambah kasus positif baru Covid-19,” tegas Ngesti Nugraha usai memimpin Rakor Ekuinda di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang Jalan Ahmad Yani Ungaran, Selasa (4/5/2021).

Karenanya, Dinas Kesehatan juga telah diperintahkan untuk mengantisipasi melalui pendataan di tingkat Puskesmas. Kenyamanan dan kesehatan warga harus sealu terjaga agar tidak terjadi lonjakan kasus positif baru adanya warga pendatang.

“Kita semua tidak ingin nantinya ada klaster baru disebabkan pemudik nekat. Upaya pencegahan harus dilakukan dengan langkah antisipatif,” tegasnya lagi.

Kepala Dinkes dr Ani Raharjo MPPM menjelaskan rumah singgah di Rusunawa Pringapus berkapasitas 112 kamar. Sebelumnya, dua rumah singgah di Suwakul dan Hotel Garuda Getasan juga telah dimanfaatkan untuk isolasi pasien Covid-19.

Bekerja sama dengan satgas Jogo Tonggo Desa/Kelurahan, pemudik yang tidak membawa surat sehat akan diminta menjalani tes antigen secara gratis di Puskesmas terdekat. Jika hasilnya positif, akan langsung diminta isolasi di rumah singgah.

“Mulai 13 April lalu, sudah disiapkan petugas kesehatan di beberapa pos melayani tes antigen. Seluruh rumah sakit dan Puskesmas rawat inap juga sudah disiagakan,” terangnya.

Ani berharap warga tetap patuh menjalani protokol kesehatan terutama saat menjalankan ibadah di Bulan Ramadan termasuk salat Tarawih. Jemaah yang abai protokol kesehatan berpotensi menjadi klaster penularan.

Sementara itu Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo melalui Kapolsek Ungaran Kompol Ana Maria Retno menjelaskan disiapkan enam lokasi pos penyekatan pemudik.

Selain di Taman Serasi perbatasan Kota Semarang, ada di pos cek point Gemawang Jambu, Rest Area Tol Semarang – Solo KM 429, Kopeng, Sruwen dan Rest Area Tol Semarang-Solo KM 456 Pabelan.

Tercatat lebih dari 450 personel gabungan yang akan melaksanakan pengamanan dan penyekatan selama perayaan Idul Fitri nanti.

“Personel yang dilibatkan dari Polres Semarang TNI, Dishub, Satpol PP dan Dinkes,” ujarnya. (abi/tm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here