Warga bersama petugas menurunkan korban dari tali gantungan di gazebo Pondok Pesantren Lansia Kesepuhan Raden Rahmat Banyubiru setelah diketahui sudah meninggal. FOTO:UNGARANNEWS

UNGARANNEWS.COM. BANYUBIRU- Diduga putus asa menghadapi penyakit yang diderita tak kunjung sembuh, Listiyanto (72) warga Dusun Kedungbang RT.02 RW. 01 Desa Kedungbang Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, ditemukan tewas mengenaskan dengan tubuh menggantung, Senin (9/9/2019) sekitar pukul 05.00.

Diduga korban meninggal karena bunuh diri dengan cara gatung diri di gazebo komplek Pondok Pesantren Lansia Kesepuhan Raden Rahmat di Dusun Gedong  Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Kasubbag Humas Polres Semarang Iptu Budi Supraptono mengatakan, korban diduga santri ponpes setempat yang berasal dari Pati. Kejadian pertama kali diketahui oleh pengasuh ponpes, Winarno (43).

Saat melewati asrama putra, Winarno mengetahui korban sudah dalam posisi gantung diri dengan menggunakan tali jemuran di blandar gazebo. Dia kemudian membangunkan pengurus ponpes, Yulius Roza (61) untuk ikut mengecek kondisi korban.

“Setelah dicek korban sudah meninggal dunia, kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Banyubiru. Korban ditemukan menggantung di Gazebo samping Pondok Lansia dengan menggunakan tali jemuran,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan Winarno, korban oleh keluarganya diketahui sudah lama menderita sakit paru-paru. Keberadaannya di ponpes lansia untuk berobat sekaligus mencari ketenangan dengan memperdalam ilmu agama.

Jenazah korban dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas Bidan Desa Gedong,  Farida Anif  dan Perawat Puskesmas Banyubiru. Muhamad Sholikin. Hasilnya, kematian korban murni karena bunuh diri dengan tanda-tanda, dubur mengeluarkan kotoran, kemaluan mengeluarkan sperma, dan lidah menjulur (melet).

“Di tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda akibat penganiayaan. Kematian korban diduga murni karena bunuh diri. Jenazah korban sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya. (abi/tm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here