Petugas gabungan saat mengevakuasi korban kecelakan truk masuk jurang di Jalan Mr Wuryanto Jurang Dumprit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. FOTO:IST/UNGARANNEWS

UNGARANNEWS.COM. SEMARANG- Kecelakan maut terjadi di Jalan Mr Wuryanto Jurang Dumprit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Sebuah truk tanpa muatan terjatuh ke dalam jurang sedalam sekitar 30 meter.

Penyebab kecelakaan diduga pengemudi tidak mampu mengendalikan laju truk hingga terperosok ke dalam jurang. Kondisi medan jalan di lokasi kejadian menurun cukup curam.

Kecelakaan tunggal ini menyebabkan sopir truk bernama Arif Pribadi (29) warga Rowosari, Boja, Kabupaten Kendal tewas di lokasi kejadian. Korban diduga meninggal akibat mengalami luka parah di bagian kepala dan tubuhnya.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, truk naas tersebut H-1402-HD dikemudikan korban Arif Pribadi bersama seorang kenek bernama Slamet Nuryanto (30), Matesih Tengah, Boja.

“Pengemudi diduga tidak bisa mengendalikan laju truk di jalan menurun. Laju truk oleng hingga masuk jurang sedalam sekitar 30 meter. Sedangkan posisi truk menyangkut pohon di ketinggian sekitar 13 meter,” ujarnya kepada wartawan.

Kronologi kejadian dijelaskan AKBP Yuswanto berawal truk Mitsubishi tanpa muatan melaju dengan kecepatan kencang dari arah Ungaran hendak menuju ke Gunungpati. Diduga saat berada di turunan pengemudikan tidak waspada hingga truk melaju oleng tak terkendali.

“Laju kendaraan saat melewati jalanan menurun menjadi oleng. Kemudian keluar jalur di sebelah kiri jalan hingga masuk ke jurang,” ungkapnya kepada wartawan di Semarang.

Kondisi lokasi kejadian sempat menyulitkan petugas saat mengevakuasi korban dan truk. Kondisi truk mengalami rusak di bagian kabin. Petugas membutuhkan waktu selama 1 jam lebih untuk mengevakuasi.

Salah seorang anggota BPBD Kabupaten Semarang tidak mau disebut identitasnya, mengatakan, evakuasi cukup lama karena medan lokasi kejadian sangat dalam.

“Kita dari BPBD Kabupaten Semarang diperbantukan untuk membantu evakuasi. Proses evakuasi cukup lama namun berjalan lancar, kita bergotong-royong mengevakuasi jenazah korban juga menarik truk dari dalam jurang,” ujarnya kepada UNGARANNEWS.COM, Selasa (7/7/2020).

Disebutkan, korban meninggal dan kernet yang memgalami luka-luka langsung dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang. (abi/tm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here